Renungan Minggu Ini

MINGGU, 30 DESEMBER 2012 [SBU]

27.11.2012

BERSORAKLAH: “AMIN, HALELUYA” [Renungan Pagi] Wahyu 19 : 1 – 5 Kitab Wahyu dltulls pada abad perta

SELASA, 25 DESEMBER 2012 [SBU] - Hari NATAL

FIRMAN ITU TELAH MENJADI MANUSIA [Renungan Pagi]

Yohanes 1 : 1 – 14

Selamat harl Natal. Kira-nya Dia telah lahir dan hadir dihati kita. Hari ini adalah harl yang penuh sukacita. Tuhan datang ke dalam dunia melalui Yesus Kristus untuk menyatakan kasih-Nya. la datang untuk menebus dosa kita, supaya klta beroleh keselamatan dan tidak binasa (Yoh. 3: 16). ltulah makna Natal yang sangat hakiki dan indah. Berita itu bukan hanya untuk kita melainkan untuk seluruh umat manusia di dunia.

la yang datang adalah Firman (Yunani : Logos), yang telah menjadi manusia (daging). Allah berkenan menjumpai (melawat) manusia melalui Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia sesuai dengan maksud-Nya. Inti dari Injil Yohanes adalah Firman yang bersaksi tentang Allah sendiri. Firman itu berpusat pada Yesus Kristus, Firman yang menjadi daging. Firman itu sebelumnya sudah ada. la bersama-sama dengan Allah dan Dia adalah Allah sendiri. Itulah sebabnya manusia diingatkan akan karya ciptaan-Nya. Yesus Kristus adalah Firman yang hidup dan menjadi terang dunia supaya manusia dapat melihat cahaya kebenaran-Nya.

Terang itu menyinari kegelapan (dosa) manusia, supaya mereka yang hidup dalam kesesatan kuasajahat dibebaskan. Hidup dalam terang berarti hidup dalam kebenaran Tuhan. Hal itu disaksikan oleh Yohanes selaku hamba-Nya.

Jalanilah hari natal ini dan seterusnya dalam damai dan sukacita serta adanya pengampunan dan pembaruan dalam hidup kita.

Kiranya terang firman Tuhan menuntun kita dalam kebenaran untuk menjadi saksi-Nya yang setia.

Doa: (Tuhan, Engkaulah pelita bagi hidupku dan terangilah jalan hidupku supaya selalu berjalan dalam keselamatan-Mu didunia ini. Biarlah kami selalu meneladan pada Tuhan untuk menjadi terang dunia)

 

 

DALAM KRISTUS MANUSIA MENERIMA KASIH KARUNIA [NATAL - Malam]

Yohanes 1 : 15 – 18

Apa kabar saudaraku? Dihari yang pertama, disaat banyak orang berucap salam: selamat hari natal (Merry Christmas); disaat banyak orang saling berkunjung dan tamu-tamu pun ikut merayakan dan menghormati hari nan penuh kasih ini. Adakah kegembiraan dan sukacita didalamnya?

Adakah kita juga bersaksi dan berbagi kasih natal sebagaimana Yohanes juga bersaksi tentang Dia, yang adalah terang dunia? Apakah natal hanya menjadi kesempatan bagi kita untuk menjamu orang-orang guna beramah-tamah, baik sahabat maupun kerabat? Ketika kita merayakan natal, janganlah lupa bersaksi tentang Bayi Natala (Yesus Kristus), yang menjadi pusat berita Natal itu sendiri.

Kehadiran Yohanes sebagai hamba (alat) yang diperkenan oleh Tuhan untuk menjadi saksi bagi Kristus Yesus. Dalam ketulusan dan kejujurannya, Yohanes bersaksi bahwa dia bukan siapa-siapa; apalagi hendak diposisikan sebagai Mesias atau nabi (band. Yoh. 1 : 20 -21). Memang ia berseru-seru tentang luruskan jalan Tuhan, tapi tujuannya (muaranya) adalah untuk menyambut Yesus Kristus.

Latarbelakang pemberitaannya, telah kita ketahui berdasarkan Yoh. 1 : 1 -14. Dalam Dia, manusia menerima kasih karunia demi kasih karunia (berupa anugerah keselamatan : di mana dosa manusia diampuni atau dihapuskan Tuhan). Jadi betapa mulianya kesaksian Yohanes. Sebab hanya di dalam Dia saja, manusia memperoleh kebenaran dan bukan karena melakukan hukum Taurat (band. Gal. 5: 4).

Kita tidak dapat memperoleh kebenaran di luar Tuhan Yesus.

Dengan damai natal, kita dipanggil untuk hidup dalam terang kebenaran firman-Nya.

Doa: (Tuhan, ajarilah kami untuk setia melakukan kebenaran-Mu)

Artikel Terbaru

MINGGU ADVENT

03.12.2012

PENJELASAN TENTANG SIMBOL IBADAH SESUAI DENGAN TAHUN GEREJA ADVENT artinya 'kedatangan'. Istilah in

Event Terbaru

KECERIAAN PERAYAAN PASKAH - 8 APRIL 2012

25.04.2012

PERAYAAN PASKAH 2012 - KAMPUNG AER